5 Triliun Akan Mengendap?

5 Triliun Akan Mengendap?
99judiqq

99judiqq - Uang sebanyak Lima Triliun ini akan mengendap ditangan kolektor uang baru, ataukah akan beredar di masyakat karena dipakai untuk membeli sesuatu barang/jasa.
Untuk menyemarakkan hari ulang tahun Republik Indonesia ke 75, Pemerintah mengeluarkan nilai uang rupiah baru yakni Rp. 75.000,-. Bukan kali ini saja, tahun-tahun sebelumnya juga pemerintah pernah mengeluarkan uang pecahan baru dalam rangka memperingati ulang tahun Bangsa Indonesia namun suasana kemasyarakatan saat itu sangat beda dengan saat sekarang.

Pemerintah telah mencetak uang pecahan Rp. 75.000,- dengan jumlah sebanyak 75 Juta lembar sehingga jika ditotalkan maka nilai uang baru yang dicetak ini akan berjumlah Rp. 5.625.000.000.000,- (5 Triliunan).
Jumlah yang tidak sedikit dan akan sangat bagus jika jumlah uang tersebut semuanya dipakai untuk berbelanja.

Dalam ilmu ekonomi diketahui bahwa jika banyak masyarakat  yang berbelanja maka jumlah uang yang beredar juga akan semakin banyak sehingga pendapatan negara juga akan meningkat.
Walaupun jumlah uang yang beredar yang semakin banyak bisa mengakibatkan inflasi negara namun untuk saat-saat sekarang ini pemerintah harus berusaha agar belanja masyarakat harus tetap positif.
Uang baru pecahan Rp. 75.000 yang baru dicetak ini moga saja dipakai untuk belanja jangan disimpan sebagai barang kolektor.

Jika kita asumsikan bahwa uang ini semuanya disimpan maka jelas akan ada uang sejumlah + Rp. 5 Triliun yang tidak beredar dan mengendap di rumah-rumah masyarakat.
Masih dalam masalah ekonomi, jika jumlah uang yang beredar sedikit maka Pemerintah akan menurunkan suku bunga Bank agar masyarakat mau meningkatkan konsumsinya.


Jika bunga Bank turun maka daya beli masyarakat akan meningkat sehingga diharapkan konsumsi masyarakat juga meningkat yang pada ujungnya akan meningkatkan pendapatan negara.
Masih dalam ilmu ekonomi, jika pendapatan seseorang naik maka kecendrungan konsumsi juga akan naik begitupun sebaliknya, jika pendapatan turun maka konsumsi masyarakat juga akan turun sehingga ujungnya pendapatan negara juga turun.
Share:

Membunuh Karena Sering di Hina

Ilustrasi
99JudiQQ

Sering dicaci maki istri, seorang pria berinisial T (47) nekat membunuh istrinya. T menjerat leher korban hingga tewas.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Candra Sukma Kumara mengatakan, peristiwa itu terjadi pada 10 April 2019 di rumah korban, Perumahan Grand Permata City, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi.

Saat itu pelaku nekat membunuh korban dengan menjerat leher korban dengan tali lantaran sakit hati sering dihina dan dicaci maki oleh korban.

Usai membunuh korban, pelaku meletakkan mayat korban di dalam kamar dan pelaku langsung melarikan diri. Pada 12 April 2019, saksi yang merupakan adik korban yang tinggal tak jauh dari rumah korban melintas di depan rumah korban.

Saat melintas, saksi mencium bau busuk dari dalam rumah korban. Ketika dicek, saksi menemukan mayat korban di dalam kamar dengan luka jeratan tali di bagian leher.

Kemudian, pada 21 April 2019 pelaku menyerahkan diri ke Polsek Serpong. Hal itu langsung dilaporkan pihak Polsek Serpon ke Polres Metro Bekasi. Polisi pun langsung menjemput pelaku untuk diamankan.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan barang bukti yakni, tali tambang yang digunakan pelaku untuk menjerat leher korban. Atas perbuatannya, pelaku dikenakan pasal 340 KUHPidana tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman penjara selama 20 tahun.

Share:

Bus Kecelakaan di Jalur Puncak

Satlantas Polres Bogor melakukan evakuasi bus terguling di Jalur Puncak Selarong, Rabu (1/5/2019).
99JudiQQ

Sebuah bus yang membawa rombongan anak sekolah dari Banten jatuh dan terguling di Jalan Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Desa Cibogo, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Rabu (1/5/2019) Pukul 12.00

Bus bernomor polisi A 7531 FL itu mengalami kecelakaan tunggal, diduga karena tak mampu mendaki di jalan tanjakan sehingga berjalan mundur karena telat melakukan pengereman.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, Ajun Komisaris Fadli mengatakan, bus yang mengangkut anak sekolah tersebut bergerak dari arah Gadog menuju Puncak untuk berlibur ke Taman Wisata Matahari.

Namun, setiba di tanjakan Selarong, kendaraan tidak kuat menanjak sehingga bergerak mundur dan melintir ke sebelah kanan jalan.

"Iya, di tanjakan Selarong kendaraan tidak kuat menanjak sehingga bergerak mundur dan melintir ke kanan jalan dengan posisi ban sebelah di atas," kata Fadli, kepada Kompas.com, Rabu.

Sopir dan penumpang selamat dalam kecelakaan itu setelah berhasil melompat, meski rata-rata korban mengalami luka lecet di kepala, punggung dan dagu.

"Enggak ada, saat ini baru terdata 5 orang yang mengalami luka-luka dan sedang dalam perawatan di RSUD Ciawi," sebut dia.

Polres Bogor langsung melakukan evakuasi bus dan korban lainnya, dibantu dengan kendaraan derek dari Jasa Raharja Jagorawi.

Untuk pengemudi kendaraan bus tersebut saat ini sudah diamankan oleh unit Satlantas Polres Bogor untuk dilakukan pemeriksaan.
Share:

Olimpiade Catur Online, Indonesia Berada di Posisi 4 Pool A

Hari Pertama Olimpiade Catur Online, Indonesia Berada di Posisi 4 Pool A
99judiqq

99judiqq - Tim catur Indonesia yang diperkuat 11 pemain tampil dalam kegiatan Olimpiade Catur Online 2020 yang diikuti 163 tim dari 162 negara.
Pada hari pertama kejuaraan yang diadakan dari tanggal 25 Juli sampai dengan tanggal 30 Agustus 2020 tersebut Indonesia berada di posisi ke empat pool A.
Indonesia yang ditempatkan pada "divisi 2/division 2" berhasil mencatat hasil dua kali menang dan satu kali kalah.

Di babak pertama Indonesia berhasil mengalahan Turkmenistan dengan skor 4,5-1,5 (GM Susanto Megaranto VS IM Yusup Atabayev 1/2-1/2, IM Yoseph Theolifus Taher VS IM Saparmyrat Atabayev 1/2-1/2, WGM/IM Irine Kharisma Sukandar VS WFM Jemal Ovezdurdiyeva 1-0, WGM/IM Medina Warda Aulia VS WFM Bahar Hallaeva 1-0, IM Gilbert Elroy Tarigan VS FM Azat Nurmamedov -1/2, WIM Ummi Fisabilillah VS WFM Annagozel Mekanova 1-0).

Tim Indonesia di babak kedua harus mengakui keunggulan tim Filipina, kalah tipis dengan skor 2,5-3,5 (GM Mark Paragua VS GM Susanto Megaranto 1/2-1/2, GM Rogelio Barcenilla VS IM Yoseph Theolifus Taher 1-0, WGM Janelle Mae Frayna VS WGM/IM Irine Kharisma Sukandar 1/2-1/2, WIM Jan Jodilyn Fronda VS WGM/IM Medina Warda Aulia 0-1, IM Daniel Quizon VS IM Gilbert Elroy Tarigan 1-0, WIM Kylen Joy Mordido VS WIM Ummi Fisabilillah 1/2-1/2).

Setelah kalah tipis lawan Filipina, tim Indonesia di babak ketiga kembali bangkit sehingga mampu menang telak dengan skor 5-1 atas Kyrgyzstan (GM Susanto Megaranto VS Andrei Maznitsin 1-0, IM Novendra Priasmoro VS IM Semetey Tologontegin 1-0, WGM/IM Irine Kharisma Sukandar VS Diana Omurbekova 1-0, WGM/IM Medina Warda Aulia VS Nurai Sovetbekova 1-0, CM Aditya Bagus Arfan VS Aziz Degenbaev 1-0, Laysa Latifah VS Aizhan Sezdbekova 0-1).


Dengan hasil tersebut, tim Indonesia berada di posisi empat ranking sementara dari sepuluh peserta pool A dengan point empat.
Share:

Akankah Ganjar Bernasib seperti Purnomo?

Akankah Ganjar Bernasib seperti Purnomo?
99judiqq

99judiqq - Pertemuan itu terjadi sebagai gencatan senjata setelah dua periode berturut-turut terjadi perang berdarah-darah pada Pilpres (Pilihan Presiden) tahun 2014 dan 2019.
Prabowo harus tunggang langgang setelah dipukul mundur oleh Mantan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo.

Persaingan sempat memanas karena PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) dinilai telah mengingkari perjanjian Batu Tulis Bogor dengan partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya).
Konon perjanjian tersebut berisi dukungan partai banteng moncong putih terhadap Prabowo sebagai Calon Presiden tahun 2014.

Andaikata benar tuduhan partai berlambang kepala garuda tersebut, dimungkinkan karena pada waktu itu elektabilitas Jokowi melambung mengungguli Prabowo.
Sehingga Megawati banting setir memunculkan kadernya sendiri Joko Widodo.


Strategi dari putri presiden pertama Soekarno tersebut tepat Jokowi demikian panggilan Joko Widodo memenangkan pertarungan Pilpres tahun 2014 berduet dengan saudagar tajir dari Makassar Jusup Kalla.
Tahun 2019 kembali unggul dari lawan yang sama dengan pasangan yang berbeda yaitu kiai senior Ma'ruf Amin.

Melihat peta kekuatan kandidat presiden tahun 2024 mendatang ada tiga tokoh yang bertengger di elektabilitas puncak yaitu Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan.
Nampaknya tiga tokoh ini berpeluang besar mendiami istana negara selama periode 2024-2029.

Prabowo Subianto sebagai ketua umum partai runner up Gerindra, dengan kekuatan 73 kursi di DPR-RI akan leluasa untuk memilih pendampingnya.

Sementara Ganjar Pranowo pria lulusan UGM ini sebagai kader partai sangat bergantung pada sang ratu Megawati sebagai pemegang tongkat komando partai pemenang pemilu 2019 itu.

Anies Baswedan tidak berafiliasi pada partai manapun tetapi mulai didekati NasDem, semenjak peristiwa Megawati yang enggan bersalaman, membuat Surya Paloh panas demam dan menempel jagoan baru sang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Persiapan Puan Maharani

Megawati secara cantik telah mempersiapkan sang Putri Mahkota Puan Maharani, mulai dari Ketua DPP (Dewan Pimpinan Pusat) PDIP, Ketua Fraksi PDIP di DPR-RI, Menko Bidang Pembangunan dan Kebudayaan tahun 2014 sd 2019 dan ketua DPR periode 2019 sd 2024.

Pidato Mba Mega dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra di Hambalang-Bogor pada 8 Agustus 2020, menjadi sinyal yang sangat kuat hubungan yang makin mesra dengan Prabowo, semenjak pertemuan di Jl. Teuku Umar, 24 Juli 2019 silam.

Kemungkinan besar Puan akan mendampingi Prabowo sebagai kandidat yang di usung dua partai besar negeri seribu candi ini.
Diperkirakan akan banyak mendulang suara untuk memenangkan pesta demokrasi yang di gelar lima tahun sekali itu.

Nasib Ganjar

Pria yang piawai memanfaatkan komunikasi melalui media sosial ini dari hari ke sehari menunjukan peningkatan elektabilitas, tetapi bisa jadi diabaikan Megawati.
Intuisi putri yang gemar berteriak merdeka ini akan berkata inilah saatnya Puan meneruskan dinasti Soekarno.

Melihat karakter Ganjar yang patuh, sepertinya dia akan legowo melepas tiketnya untuk ditempati Puan Maharani.
Menjadi Gubernur dari sebuah provinsi terpadat ketiga selama dua periode 2013-2023 ini, menjadi prestasi yang membanggakan pria bertubuh atletis yang gemar gowes tersebut.

Secara merit system Ganjar anak seorang polisi ini, tidak diragukan lagi pengalaman dan kemampuannya, pernah menjadi anggota DPR-RI selama dua periode 2004-2013.
Menjadi Gubernur Jawa Tengah juga dua periode tahun 2013-2023.
Dan sejak mahasiswa sudah aktif di GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia) sebelum terlibat aktif dalam partai PDIP, karena ia pangagum berat Soekarno.

Jadi berdasarkan pengalaman dan kemampuan sangatlah lengkap, ditambah dengan kinerja yang cukup baik, semakin dikenal publik secara nasional.
Bisa jadi elektabilitas Ganjar melejit meninggalkan pesaing-pesaing-nya sampai menjelang gelaran Pilpres 2024.

Nasib Purnomo

Apabila benar Mba Mega mengusung Puan sebagai Cawapres mendampingi Prabowo, itu berarti nasib Ganjar tak ubahnya seperti yang terjadi di Pilkada Solo.

Adalah Achmad Purnomo dengan elektabilitas tertinggi, berpengalaman sebagai Wakil Wali Kota Solo selama dua periode 2013 sd 2021, doktor lulusan UGM tersebut harus menelan pil pahit karena PDIP memilih Gibran Rakabuming Raka.

Sebenarnya Purnomo sudah diputuskan DPC-PDIP Solo menjadi calon walikota didampingi Teguh Prakosa yang menjabat Ketua DPRD Solo.
Namun keputusan itu dianulir oleh DPP-PDIP dan mengusung Gibran-Teguh sebagai pasangan kiriman dari Jakarta.

Begitulah politik penentuan calon, menjadi hak prerogatif pengurus pusat (baca ketua umum), yang terkadang mengesampingkan calon potensial.
Pengalaman, kemampuan, ketenaran, elektabilitas tidak mempunyai daya untuk mengetuk nurani sang penguasa partai.
Share:

Postingan Populer

Label

Arsip Blog

Postingan Terbaru